
Penampilan Kedua,
Setelah tampil di hadapan 2000 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah SMA/SMK se-Jakarta, Gubernur dan jajaranya, Kepala Dinas dan Jajaranya, kami dundang pada acara Dinas yang diadakan di JUBILEE SCHOOL tanggal 11 September silam.

SALSABIILA"
Laughing is very healthy. Every 10 seconds you laugh adds 10 seconds on to your life. You can get relief from stress through humor. People of all ages and cultures respond to humour. Browse our cartoon funny images below.
To enlarge image = click image
To download image = right click image > click "Save Picture As". Enjoy...
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |

Jamaica Cafe adalah sebuah grup vokal akapela di Indonesia. Jamaica Cafe sudah berusia 17 tahun dan telah malang melintang tampil di berbagai cafe, stasiun televisi dan acara-acara khusus di berbagai kota di Indonesia dan di Esplanade Concert Hall Singapura pada Februari dan Desember 2005.
Grup vokal ini beranggotakan enam orang, yaitu Prihartono "Anton" Mirzaputra (Bariton 1, Falsetto, Perkusi), Michael "Biyik" da Lopez (Bariton 2), Hekko Wicaksono (Tenor 1, Beat Box, Trompet, Perkusi), Enriko "Iko" Simangunsong (Tenor 2), Pambudi "Bayu" Bayuseno (Bass), Tito (Bariton 3, Falsetto, Trompet)[1].
Jamaica Cafe mendapatkan penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai grup musik mulut pertama yang mengemas album seluruhnya dengan mulut, bersamaan dengan peluncuran album perdana bertajuk Musik Mulut. Jamaica Cafe juga mendapatkan penghargaan "Supporter of Honor" dari World Wildlife Fund.
Jamaica Cafe juga terlibat dengan album kompilasi Erwin Gutawa – Salute to Koes Bersaudara Plus, 2003, ketika mereka bernyanyi ”Nusantara II” dengan masukan bunyian alat musik tradisional. Jamaica CafĂ© juga telah melakukan kolaborasi dengan beberapa musisi Indonesia dan mancanegara seperti Glenn Fredly, Andre Hehanussa, Erwin Gutawa, Neri Per Caso (Italia), INSPI (Jepang), Nash (Malaysia) dan lain-lain.
